Tahapan Melahirkan Secara Normal

1:55 PM
Tahapan Melahirkan Secara Normal - Berikut ini merupakan tahapan-tahapan ketika ibu melahirkan bayi secara normal


Tahap pertama
Tahap pertama pada proses melahirkan normal dimulai saat terjadi kontraksi rahim yang jaraknya pendek, yakni hingga setiap 5 menit sekali. Mulut rahim akan semakin membesar, disebut dengan istilah “bukaan”.

Total keseluruhan terdapat 10 bukaan. Bukaan pertama berarti mulut rahim telah terbuka 1 cm, sedangkan bukaan ke-10 berarti mulut rahim telah terbuka hingga selebar 10 cm. Proses melahirkan baru dapat dilakukan setelah mencapai bukaan ke-10.

Tahap kedua
Pada tahap kedua, kontraksi lebih sering terjadi dan semakin kuat. Kepala bayi semakin dekat ke alat vital wanita, dan air ketuban telah pecah sehingga airnya keluar. Terkadang air ketuban pecah sebelum ibu tiba di rumah sakit. Terkadang pula, air ketuban belum pecah sehingga harus dipecahkan dengan bantuan dokter.

Ujung kepala bayi sudah terlihat di mulut alat vital wanita dan menyembul keluar. Mata bayipun sudah berkedip dan mulutnya bergerak-gerak seperti sedang menyusu. Bayi biasanya keluar dengan posisi kepala menghadap ke punggung ibu terlebih dahulu.

Setelah kepala bayi menyembul keluar, maka kepala bayi akan berputar arah lalu disusul dengan keluarnya bahu hingga kaki. Ini merupakan kontraksi terakhir dan setelah itu bayi akan keluar sepenuhnya. Kemudian tali pusar akan dipotong tanpa terasa sakit.

Tahap ketiga
Tahap terakhir dalam proses melahirkan normal yaitu keluarnya plasenta. Biasanya plasenta keluar 15 menit setelah bayi lahir.

Melahirkan normal merupakan proses melahirkan yang diinginkan oleh para ibu yang sedang menjalani kehamilan. Selain itu melahirkan secara normal juga merupakan proses melahirkan yang disarankan oleh dokter. Ketika ibu melahirkan bayi secara normal, juga menandakan bahwa janin dalam kandungan ibu serta ibunya mempunyai kondisi kesehatan yang baik.

Pengalaman menjadi seorang ibu terasa sempurna ketika sudah merasakan bagaimana perjuangan berat saat melewati proses persalinan yang normal. Namun dibalik semua itu, banyak ibu hamil yang merasakan kecemasan atau ketakutan menjelang proses melahirkan.

Hal tersebut wajar adanya, karena proses melahirkan bagi ibu merupakan sebuah proses besar yang harus dilalui. Pikiran, tenaga, hingga mental ibu dikerahkan semua guna melalui proses melahirkan dengan selamat. Salah satu faktor yang menyebabkan rasa khawatir dan cemas ketika akan menghadapi proses persalinan, yaitu bayangan akan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan yang bisa terjadi pada ibu hamil ketika menjalani proses melahirkan normal.

Tidak bisa dipungkiri, memang proses melahirkan bayi sangat beresiko baik bagi ibu maupun bayi dalam kandungan. Tentunya hal ini banyak faktor penyebabnya, mulai dari pengalaman melahirkan, dukungan (suami, keluarga), teknik melahirkan, bahkan dari penolong medis mulai dari dokter atau bidan itu sendiri, dll.

(Ayah Bunda Nanda)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »