Bisakah Hamil Sehat dan Aman di Usia 35 Tahun ke atas?

2:05 PM Add Comment
Bisakah Hamil Sehat dan Aman di Usia 35 Tahun ke atas? - Tentu saja bisa! memang hamil pada usia matang (35 tahun ke atas) memiliki resikonya tersendiri, terutama pada kehamilan pertama. Namun jangan khawatir ya bunda. tidak semua bumil berumur 35 tahun ke atas akan mengalami kehamilan yg bermasalah. banyak sekali bumil pada usia matang yg kehamilan dan persalinannya lancar serta melahirkan bayi yg sehat!



Berikut tips untuk hamil sehat dan ama di usia 35 tahun ke atas.

lakukan tes prenatal
tes ini membantu untuk menentukan resiko cacat lahir pada bayi. tanyakan pada dokter tentang tes prenatal sehingga bunda dapat mempelajari resikonya apa saja

konsumsi makanan yg mengandung asam folat
semua bumil harus mengonsumsi setidaknya 400 mikrogram asam folat perhari sebelum dan selama trisemester pertama kehamilan. konsumsi asam folat membantu mencegah cacat lahir yg terkait otak dan sumsum tulang belakang. jika bunda sudah berusia 35 tahun ke atas, konsumsi asam folat ini amat sangat penting karena bunda beresiko lebih tinggi melahirkan bayi cacat. kandungan asam folat terbaik ada di sayur dan buah segar serta kacang-kacangan

menjaga asupan pola makan sehat dan seimbang
selain memperbanyak buah dan sayur. bunda sebaiknya tidak perlu mengonsumsi susu khusus untuk ibu hamil. semua kebutuhan nutrisi bunda dan janin ada di buah dan sayuran segar tersebut. konsumsi daging secara moderat, jangan berlebihan. kami sangat menganjurkan pola makan food combining untuk bumil

jaga penambahan berat badan
wanita dengan BMI (body mass index / indeks massa tubuh) normal idealnya pada saat kehamilan bertambah 10-15 kg. jika sebelum hamil bunda sudah relatif gemuk maka biasanya dokter hanya menyarankan penambahan berat badan sekitar 7-11 kg saja. memiliki BMI yg sesuai dapat mengurangi resiko kelahiran prematur pada bayi

berolahraga teratur
tentu saja olahraga yg pas dan sesuai untuk bumil ya. pastikan kegiatan olahraga ini mendapatkan persetujuan dari dokter. mengapa bumil perlu berolahraga? supaya ketika persalinan nanti, otot-otot bunda lebih kuat dan siap

berhenti merokok dan minum alkohol
kedua substan ini adalah substan yg seharusnya memang tidak pernah berada di tubuh manusia, apalagi di tubuh bumil! terutama jika bumilnya sudah memasuki usia matang 35 tahun ke atas. so, hindari keduanya ini!

setia pada air putih
cairan utama yg paling bumil butuhkan adalah air putih. bukan kopi, teh, susu, soda, apalagi alkohol. jika tidak bisa memberhentikan minum kopi/teh, maka kurangi saja secara signifikan. maksimal sekali sehari aja ya

patuhi jadual pemeriksaan yg diberikan dokter
melalui pemeriksaan rutin, bunda dan ayah dapat mengetahui dengan lebih dini jika ada kelainan pada kehamilan. dokter pun bisa segera membantu mengatasinya sebelum fatal seperti keguguran atau pendarahan yg membahayakan jiwa bumil
(Ayah Bunda Nanda)

Tips Untuk Melahirkan dengan lebih Tenang

2:03 PM Add Comment
Tips Untuk Melahirkan dengan lebih Tenang - Guna membantu para ibu hamil dapat melewati proses melahirkan yang lebih tenang, beberapa tips yang berikut dapat digunakan, diantaranya:



Berdoa kepada Tuhan
Segala sesuatu dalam kehidupan ini tentulah ada yang maha mengatur Yaitu Tuhan. Hanya Dia yang bisa menetukan segalanya terhadap apa-apa yang ada di muka bumi ini, termasuk dalam proses melahirkan yang akan ibu lalui. Jadi berdoa dan berdzikir lah kepada Nya, agar proses melahirkan normal yang akan ibu lalui dapat berjalan dengan lancar dan tentunya keselamatan menghinggapi ibu dan bayi ibu.

Yakin dan percaya bahwa semua akan baik-baik saja
Hilangkan segala bentuk pikiran bahwa melahirkan merupakan proses yang beresiko. Jika kondisi ini menghantui diri ibu, maka niscaya proses melahirkan akan menjadi tegang dan lebh beresiko. Tapi tanamkanlah di benak dan pikiran ibu, bahwa melahirkan merupakan sebuah proses alami yang harus di lalui, dan telah banyak ibu yang telah melalui proses ini dengan selamat, dan mereka bisa. Hal ini akan membantu psikologis ibu, membantu rasa percaya diri dalam menghadapi proses melahirkan normal.

Jangan tegang menjelangkan proses melahirkan
Tegang saat menjelang proses melahirkan, justru akan membuat otot-otot di sekitar alat vital wanita menjadi kaku. Jika kondisi ini terjadi, maka proses melahirkan akan terasa sulit. Proses melahirkan membutuhkan otot-otot yang luwes terutama di sekitar pinggul, paha, perut. Karena akan terjadi peregangan otot yang hebat pada saat proses melahirkan. Oleh karena itu rileks menjelang melahirkan akan membuat otot-otot anda luwes, selain itu pikiran ibu pun akan terasa tenang.

Dukungan Suami dan Keluarga
Melahirkan adalah proses besar yang harus di lalui ibu. Dibutuhkan banyak dukungan untuk melewatinya agar berjalan dengan lancar dan selamat. Terutama dukungan dari suami dan keluarga akan membuat ibu lebih termotivasi dalam proses melahirkan.

Ketika ibu hamil telah mengetahui berbagai cara untuk mengusahakan proses kelahiran secara normal maka peluang untuk dapat mempersiapkan kelahiran normal juga semakin besar. Itulah beberapa hal terkait dengan proses melahirkan normal.(Ayah Bunda Nanda)

Daftar Perlengkapan Untuk Persalinan

2:00 PM Add Comment

Daftar Perlengkapan Untuk Persalinan - Mempersiapkan kebutuhan bayi jauh-jauh hari sebelum proses melahirkan tiba adalah hal yang perlu bunda pertimbangkan bersama ayah. Pasalnya, ketika kehamilan sudah menginjak bulan ke-8, kita tidak bisa memastikan kapan bayi tersebut akan lahir.


Karena, menurut pengalaman saya dan kebanyakan ibu-ibu hamil, HPL (hari perkiraan lahir) yang ditentukan oleh dokter melalui USG bisa jauh melenceng dari tanggalnya. Bisa seminggu sebelumnya, seminggu sesudahnya, bahkan sebulan sebelum HPL. Oleh karenanya, mempersiapkan segala kebutuhan untuk persalinan sedini mungkin akan membuat bunda jauh lebih tenang dan siap!

Berburu kelengkapan bayi sebaiknya dilakukan 1-2 bulan menjelang kelahiran, saat kondisi ibu masih kuat untuk berbelanja. Meskipun terlihat sederhana tetapi kebutuhan bayi sebenarnya cukup banyak, buat catatan apa yang akan dibeli agar tidak ada yang tertinggal.

Berikut ini adalah daftar perlengkapan persalinan yang sebaiknya dibeli sebelum melahirkan:

A.Pakaian bayi


  • Baju atasan (1 lusin)
  • Celana pendek (1 lusin)
  • Sarung kaki dan tangan 5 pasang
  • Baju hangat (2 buah)
  • Topi bayi (2 buah)
  • Kaos singlet (½ lusin)
  • Popok kain (2 lusin)
  • Gurita (½ lusin)
  • kain untuk bedong bayi (10 buah)
B. Perlengkapan Mandi dan Ganti Pakaian


  • bak mandi
  • perlak khusus untuk ganti pakaian
  • handuk bayi besar (2 buah)
  • sabun mandi bayi
  • shampo bayi
  • baby oil
  • baby cologne
  • bedak bayi
  • minyak telon
  • tisu basah
  • cotton bud
  • sisir dan sikat bayi
  • gunting kuku bayi
  • pampers (2 pak)
  • kapas
  • handuk waslap

C. Perlengkapan Tidur


  • tempat tidur bayi
  • perlak
  • selimut
  • kasur
  • bantal guling
  • sprei, kelambu

D. Perlengkapan Minum:


  • botol susu dan dot (2-3 buah)
  • sabun dan sikat botol bayi
  • kotak penghangat botol
  • kotak penyimpan botol
  • termos air hangat(Ayah Bunda Nanda)

Tahapan Melahirkan Secara Normal

1:55 PM 1 Comment
Tahapan Melahirkan Secara Normal - Berikut ini merupakan tahapan-tahapan ketika ibu melahirkan bayi secara normal


Tahap pertama
Tahap pertama pada proses melahirkan normal dimulai saat terjadi kontraksi rahim yang jaraknya pendek, yakni hingga setiap 5 menit sekali. Mulut rahim akan semakin membesar, disebut dengan istilah “bukaan”.

Total keseluruhan terdapat 10 bukaan. Bukaan pertama berarti mulut rahim telah terbuka 1 cm, sedangkan bukaan ke-10 berarti mulut rahim telah terbuka hingga selebar 10 cm. Proses melahirkan baru dapat dilakukan setelah mencapai bukaan ke-10.

Tahap kedua
Pada tahap kedua, kontraksi lebih sering terjadi dan semakin kuat. Kepala bayi semakin dekat ke alat vital wanita, dan air ketuban telah pecah sehingga airnya keluar. Terkadang air ketuban pecah sebelum ibu tiba di rumah sakit. Terkadang pula, air ketuban belum pecah sehingga harus dipecahkan dengan bantuan dokter.

Ujung kepala bayi sudah terlihat di mulut alat vital wanita dan menyembul keluar. Mata bayipun sudah berkedip dan mulutnya bergerak-gerak seperti sedang menyusu. Bayi biasanya keluar dengan posisi kepala menghadap ke punggung ibu terlebih dahulu.

Setelah kepala bayi menyembul keluar, maka kepala bayi akan berputar arah lalu disusul dengan keluarnya bahu hingga kaki. Ini merupakan kontraksi terakhir dan setelah itu bayi akan keluar sepenuhnya. Kemudian tali pusar akan dipotong tanpa terasa sakit.

Tahap ketiga
Tahap terakhir dalam proses melahirkan normal yaitu keluarnya plasenta. Biasanya plasenta keluar 15 menit setelah bayi lahir.

Melahirkan normal merupakan proses melahirkan yang diinginkan oleh para ibu yang sedang menjalani kehamilan. Selain itu melahirkan secara normal juga merupakan proses melahirkan yang disarankan oleh dokter. Ketika ibu melahirkan bayi secara normal, juga menandakan bahwa janin dalam kandungan ibu serta ibunya mempunyai kondisi kesehatan yang baik.

Pengalaman menjadi seorang ibu terasa sempurna ketika sudah merasakan bagaimana perjuangan berat saat melewati proses persalinan yang normal. Namun dibalik semua itu, banyak ibu hamil yang merasakan kecemasan atau ketakutan menjelang proses melahirkan.

Hal tersebut wajar adanya, karena proses melahirkan bagi ibu merupakan sebuah proses besar yang harus dilalui. Pikiran, tenaga, hingga mental ibu dikerahkan semua guna melalui proses melahirkan dengan selamat. Salah satu faktor yang menyebabkan rasa khawatir dan cemas ketika akan menghadapi proses persalinan, yaitu bayangan akan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan yang bisa terjadi pada ibu hamil ketika menjalani proses melahirkan normal.

Tidak bisa dipungkiri, memang proses melahirkan bayi sangat beresiko baik bagi ibu maupun bayi dalam kandungan. Tentunya hal ini banyak faktor penyebabnya, mulai dari pengalaman melahirkan, dukungan (suami, keluarga), teknik melahirkan, bahkan dari penolong medis mulai dari dokter atau bidan itu sendiri, dll.

(Ayah Bunda Nanda)

Persiapan Untuk Melahirkan Secara Normal

1:53 PM Add Comment
Persiapan Untuk Melahirkan Secara Normal - Melahirkan normal merupakan keinginan setiap ibu. Proses persalinan merupakan salah satu momentum yang sangat menegangkan bagi ibu hamil yang telah memasuki trimester akhir. Tidak mengherankan jika ibu hamil sering merasakan cemas, khawatir, dan membayangkan rasa sakit saat proses melahirkan kelak, walaupun semua pilihan tentang metode persalinan sebenarnya dapat ibu tentukan sendiri.


Ibu hamil dapat memilih metode melahirkan secara normal (apabila tidak terdapat kelainan pada kondisi kesehatan, baik ibu maupun bayi yang dikandungnya) atau dengan operasi caesar (apabila terjadi kelainan yang membahayakan kesehatan ibu maupun janin dalam kandungan atau bisa juga karena alasan non medis lain). Melahirkan secara normal tentunya lebih memungkin ibu untuk memperkecil resiko setelah melahirkan, sehingga proses pemulihan kesehatan anda lebih cepat ketimbang yang menggunakan proses caesar.

Mengikuti kelas khusus ibu hamil
Kelas khusus ibu hamil merupakan kelompok belajar yang dikhususkan untuk menjaga kesehatan ibu hamil. berbagai permasalahan seputar kehamilan dapat dikonsultasikan di sini, seperti: keluhan selama masa kehamilan, perawatan yang harus ibu lakukan selama masa kehamilan, persoalan seputar persalinan dan juga pasca persalinan, semua dapat ibu pelajari di sini. Juga hal-hal yang berhubungan dengan perawatan nifas serta pilihan alat kontrasepsi. Berbagi pengalaman dengan sesama ibu hamil selama masa kehamilan akan membuat anda menjadi lebih tenang dalam menjalani saat-saat persalinan, selain itu juga dapat mengurangi kecemasan sehingga kesempatan ibu untuk dapat melahirkan normal juga menjadi semakin besar. Kelas khusus ibu hamil memang diadakan untuk membuat ibu lebih matang dalam mempersiapkan kelahiran sang buah hati.

Memilih penyedia layanan kesehatan (rumah sakit bersalin)
Meskipun proses persalinan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti: kesehatan ibu hamil, usia ibu hamil dan keadaan kehamilan akan tetapi bantuan dari penyedia layanan kesehatan dapat membantu ibu hamil untuk melahirkan secara normal. Ibu dapat berkonsultasi mengenai persalinan (tentang bagaimana caranya dapat melahirkan secara normal) dan sekaligus meminta rekomendasi pada keluarga atau teman untuk memilih rumah sakit bersalin yang terbaik. Penyedia layanan kesehatan yaitu seperti dokter ahli kebidanan dan kandungan, bidan dan dokter ahli fetomaternal.

Mengatur berat badan selama masa kehamilan
Mengatur berat badan memang sangat penting untuk ibu hamil, hasil pengaturan berat badan selama masa kehamilan tersebut sangat berhubungan dengan asupan nutrisi yang ibu hamil butuhkan selama proses pertumbuhan janin. Bertambahnya berat badan ibu pada trimester pertama relatif rendah, kemudian kenaikan berat badan yang cukup pesat terlihat pada saat usia kehamilan memasuki trimester kedua dan ketiga. Selama kehamilan kenaikan berat badan berkisar 12-15 kg. Berat badan yang bertambah terlalu tinggi akan menyulitkan ibu hamil dalam proses persalinan normal.

Siapkan posisi yang mendukung kelahiran normal
Mempersiapkan posisi yang mendukung kelahiran normal diperlukan untuk memudahkan proses kelahiran bayi dari rahim. Posisi yang paling banyak dilakukan adalah dalam posisi sujud. Posisi ini memungkin adanya gerakan yang akan membantu proses persalinan dengan normal. Selain itu, melakukan gerakan naik turun tangga adalah salah satu gerakan yang disarankan untuk mendapatkan persalinan normal. Walaupun demikian anda harus dapat mengatur intensitas, tidak perlu terlalu sering dan ibu harus berhati-hati dalam melakukannya. Hal ini akan memudahkan dan memposisikan janin untuk berada di posisi kelahiran.

Energi ekstra dibutuhkan untuk mendukung persalinan normal

Saat melahirkan normal ibu akan membutuhkan energi yang ekstra sehingga konsultasi dengan dokter ahli kesehatan ibu hamil sangat penting dalam nantinya menyediakan kebutuhan tenaga saat menghadapi persalinan normal. Ketersediaan tenaga ekstra ini tentunya berhubungan langsung dengan asupan energi yang berdampak pada kenaikan berat badan yang ideal selama masa kehamilan, sehingga nantinya akan menimalisir kemungkinan berat badan yang berlebih.

Buat diri ibu rileks
Berenang atau mengompres menggunakan air panas merupakan cara sederhana yang dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit dan dapat membantu ibu bersantai. Selain itu, ibu hamil juga akan mendapatkan ketenangan diri dengan cara mengatur pernafasan, bermeditasi, mendapatkan pijat ibu hamil dan mendengarkan musik yang tenang. Bagi ibu yang melakukan pemijatan dapat menggunakan beraneka minyak seperti minyak zaitun atau minyak bunga (aromaterapi ) untuk membantu peregangan otot dan dapat membuat suasana terasa lebih nyaman dan memberikan ketenangan saat sudah mendekati persalinan. Ketenangan sangat dibutuhkan oleh ibu karena dapat membantu ibu hamil untuk mendapatkan proses melahirkan normal.

Hindari kelelahan yang berlebih saat mendekati masa persalinan
Gangguan ringan seperti kelelahan menjadi salah satu alasan ibu tidak dapat melahirkan secara normal, oleh karena itu hindari aktifitas yang berlebih ketika ibu hamil telah memasuki bulan akhir kehamilan, mendekati persalinan ibu. Ibu hamil perlu memperbanyak istirahat dan menjaga asupan nutrisi dengan makanan yang memiliki cukup kandungan kalori sebagai energi ekstra menjelang proses persalinan.

Melakukan gerakan ringan untuk melatih otot
Gerakan-gerakan olah raga ringan yang umum dilakukan pada trimester terakhir yaitu seperti melakukan gerakan dahi, kepala dan hidung hingga menyentuh lantai begitu juga dengan lutut, tangan dan jari-jari kaki yang juga menyentuh lantai. Hal ini dapat membantu bayi anda mendapatkan posisi terbaik dan memudahkan untuk mendorong bayi sehingga meminimalisir keadaan sungsang ketika bayi lahir. Ibu juga bisa melatih posisi lain degan melakukan aktivitas rumah dan juga berjalan kaki asalkan jangan terlalu lelah. Ketika ibu hamil melakukan posisi jongkok sebaiknya menggunakan bantuan dengan berpegang pada benda yang kuat di sekitar ibu.

Selama proses melahirkan normal, kepala bayi biasanya akan menghadap ke bawah. Ia siap keluar dengan kepala terlebih dahulu. Pada beberapa kasus, kepala bayi tidak menghadap bawah dan disebut ‘sungsang’. Namun hal ini sudah jarang terjadi, karena posisi bayi dapat dilihat dengan USG.(Ayah Bunda Nanda)

Tips Menghadapi Kelahiran Bayi

1:49 PM Add Comment
Tips Menghadapi Kelahiran Bayi - Informasi seputar persalinan yang diberikan di kelas prenatal akan menjadi bekal yang untuk membuat Ibu siap menghadapi kelahiran bayi.



Tips Menyambut Kelahiran 


Secara alami, Ibu sebenarnya bisa merasakan kapan saatnya akan melahirkan. Jika Ibu sudah mengenali tanda-tanda melahirkan yang pasti, tentu Ibu punya kendali menghadapi apa yang akan terjadi.

Ibu dengan baik, supaya semua berlangsung lancar. Lakukan beberapa tips menjelang persalinan seperti di bawah ini:

Banyak Mencari Informasi
1. Kelas prenatal dan antenatal: Ibu bisa mendapat banyak informasi yang bermanfaat dengan mengikuti kelas prenatal/antenatal. Program ini berguna untuk mendapatkan informasi dan dukungan yang Ibu butuhkan. Jadi, pilihlah rumah sakit yang memiliki kelas prenatal.

2. Membaca buku dan menonton video. Keduanya membantu Ibu menyiapkan diri menghadapi persalinan. Ibu bisa bertanya pada guru di kelas prenatal, buku apa yang mereka rekomendasikan.

3. Konsultasi dengan dokter. Dokter memiliki banyak saran yang baik dan menjawab pertanyaan apapun mengenai persalinan dan melahirkan.

4. Nutriclub. Ibu bisa menemukan banyak informasi dan tips soal kehamilan, kelahiran dan cara merawat bayi di sini.

Tenang dan Tetap Rileks
Tenang secara fisik dan emosional akan membantu tubuh Ibu mengikuti ritmenya ketika melahirkan. Rasa tenang juga dapat membantu oto-otot Ibu mengatasi tekanan saat proses melahirkan.

Rileks juga akan membantu Ibu bernapas lebih dalam dan akan membuat bayi tenang karena ia mendapatkan banyak oksigen. Ibu bisa menjadi lebih rileks bila sudah terbiasa melakukan yoga di masa kehamilan.

Lakukan Latihan Fisik Yang Ringan
Gravitasi pada bumi akan membantu merangsang kelahiran si Kecil. Tetap berada pada posisi tegak dan teruslah bergerak di masa menjelang persalinan

Tegak bukan berarti berdiri, Ibu bisa berjongkok, berlutut atau bersandar pada birthing ball.

Coba lakukan jalan santai atau berlutut dan bersandar pada batal untuk membantu bayi menuju posisi di jalan lahir. Mendengarkan musik juga membantu merangsang persalinan.

Biarkan Tubuh Tetap Nyaman
Ibu bisa melakukan beberapa hal yang membuat tubuh tetap merasa nyaman, misalnya dengan mandi di bawah shower atau berendam di dalam air hangat untuk memulihkan otot-otot yang lelah penyebab pusing. Minta Ayah memberikan pelukan saat terjadi kontraksi atau berikan pijatan lembut di punggung bagian bawah membantu mengurangi rasa nyeri

Mendapatkan Dukungan Dari Orang Lain
Dukungan keluarga dan teman sangat bermanfaat bagi Ibu, terutama di masa menjelang melahirkan. Gangguan saat persalinan umumnya tidak dialami Ibu yang merasa mendapat dukungan semangat dari orang-orang terdekatnya.

Obat penghilang rasa sakit bisa jadi tidak dibutuhkan, karena dukungan keluarga dapat memberikan efek psikologis yang positif bagi Ibu. Dokter serta staf medis yang mengikuti kehamilan Ibu hingga saatnya melahirkan, juga bisa jadi sumber dukungan yang baik. Mereka memastikan bahwa Ibu merasa tenang dan percaya diri menghadapi persalinan. Dukungan berbagai pihak bisa meminimalkan ketakutan Ibu menjelang persalinan.

Jaga kesehatan Ibu di masa kehamilan, sering-seringlah mengecek kondisi kehamilan. Penuhi semua nutrisi (Ayah Bunda Nanda)

Sarapan Sehat Selama Seminggu

11:33 AM Add Comment
Sarapan Sehat Selama Seminggu - Mulailah hari Anda dengan sarapan yang tinggi protein dan rendah gluten. Menjadi sehat bukan berarti Anda harus mengurangi kualitas rasa dan kreativitas dengan rencana sarapan satu minggu ini. Berikan rutinitas kesehatan dan kebugaran Anda agar lebih baik dengan menggabungkan revolusi tubuh dan jiwa. Pilihlah salah satu dari tiga program 10 minggu – Penurunan berat badan, peningkatan vitalitas dan kekuatan – semua dirancang untuk membantu Anda terlihat dan merasa sehat dan meningkatkan energi Anda.


Berikut adalah jadwal untuk sarapan sehat bagi Anda selama seminggu, yang tentunya tidak kalah enak.

Senin

Dua telur dijadikan omelet dengan jamur dan bayam mengawali hari Anda dengan makanan kaya protein. Telur adalah salah satu dari sedikit makanan yang memiliki protein yang lengkap, di mana dalam telur terdapat keseluruhan 8 asam amino, dan Australian Society of Nutrition merekomendasikan satu gram protein per kilogram berat badan Anda per hari. Selamat makan!

Selasa

Tingkatkan variasi sarapan Anda dengan bubur bayam. Gandum Aztec yang kaya akan protein dan fiber, adalah pasangan yang sempurna dengan kayu manis. Kayu manis secara klinis terbukti dapat menstabilkan gula darah dan jawaban yang tepat untuk melawan hasrat memakan makanan manis.

Rabu

Manjakan tubuh Anda dengan sereal kinoa dengan apel, kayu manis dan biji rami. Kinoa adalah sumber protein sementara biji rame adalah fiber yang larut dalam air yang menjaga Anda tetap kenyang sambil menurunkan tekanan darah dan kolesterol.

Kamis

Untuk sarapan, coba tahu orak-arik dengan tomat dan rempah segar. Bukan hanya tahu adalah sumber asam lemak omega-3 – penting untuk otak, jantung dan keseimbangan hormon – tahu juga mengandung fitoestrogen, yang melawan gejala menopause.

Jumat

Hari terakhir menjelang weekend baiknya dimulai dengan makanan rendah glikemik dari keju Yunani dan telur dadar. Karbohidrat rendah glikemik memberi energi untuk tubuh Anda lebih lama daripada karbohidrat tinggi glikemik dan ini menjaga energi Anda tetap konsisten sepanjang hari. Ucapkan selamat tinggal pada rasa lemas di sore hari.

Sabtu

Mulai akhir pekan Anda dengan sarapan alpukat, tomat, dan daun kemangi pada roti dengan sentuhan balsamik. Campuran yang nikmat antara omega-3 anti peradangan dan rendah glikemik untuk pelepasan energi yang konsisten, makanan ini sangat enak dan dapat dikonsumsi untuk makan siang juga.

Minggu

Pancake Gandum dengan Spelt dan buah-buahan serta sedikit yoghurt adalah suguhan yang sempurna untuk akhir pekan. Spelt adalah sumber niasin, yang terbukti dapat melindungi penyakit jantung. Spelt juga bagus untuk menurunkan kadar kolesterol.

(Ayah Bunda Nanda)

Resep Sup Daging Kentang Panas

10:08 AM Add Comment
Resep Sup Daging Kentang Panas -Bahan Resep Sup Daging Kentang Panas :



  • 3 1/2 cangkir potongan kentang.
  • 1/3 cangkir irisan seledri.
  • 1/3 cangkir irisan bawang bombai.
  • 3/4 daging sapi rebus.  Potong dadu.
  • 3 1/4 cangkir air.
  • 2 sdm kaldu ayam granula.
  • 1/2 sdt garam.
  • 1 sdt lada putih/hitam.
  • 5 sdm butter.
  • 5 sdm tepung terigu multi guna.
  • 2 cangkir susu.

Cara Resep Sup Daging Kentang Panas :
Waktu persiapan : 20 menit.  Waktu memasak : 25 menit.  8 mangkok saji.


  1. Siapkan panci.  Masukkan kentang, seledri, bawang merah, daging dan air.
  2. Didihkan. Lalu terus masak dengan api sedang sampai kentang lunak.  Kira-kira 10 – 15 menit.
  3. Masukkan kaldu ayam, garam dan lada.
  4. Di panci kecil terpisah, lumerkan butter dengan api kecil sedang.
  5. Masukkan tepung terigu.  Aduk terus sampai kental sekitar 1 menit.
  6. Tuang susu perlahan sambil terus diaduk.  Jangan sampai terbentuk gumpalan. Terus aduk dan masak sampai kental selama 4 – 5 menit.
  7. Tuang campuran susu ke dalam panci sup.  Masak sampai panas merata.
  8. Sajikan segera.  Bisa disantap dengan roti tawar panggang.
  9. Selamat mencoba Resep Sup Daging Kentang Panas ya, Bunda.
  10. Catatan : Air rebusan daging setelah disaring bisa menjadi pengganti air.  Kaldu ayam granula tidak diperlukan lagi.(Ayah Bunda Nanda)

Kasih Sayang Ibu Sepanjang Masa

10:05 AM Add Comment
Kasih sayang ibu sepanjang masa -Jika dihadapkan padanya antara hidup dan kematian, pastilah ia akan memilih mati agar kita tetap hidup

Rasanya tidak terlalu berlebihan kalimat tersebut untuk menggambarkan betapa besar kasih sayang seorang ibu kepada anaknya, yaitu “kita”. Seorang ibu adalah ia yang telah berjuang dengan gigih saat melahirkan kita, pastinya kita tak akan ingat ketika ia dengan rela hati membawa kita kemanapun ia pergi saat kita dalam kandungannya lebih kurang selama 9 bulan lamanya.



Begitu indahnya gambaran kasih sayang yang diberikan oleh seorang ibu kepada anaknya. Ia memberikan apapun agar anaknya hidup layak dan bahagia. Apakah kita berfikir ketika ia berikan segalanya untuk kita, ia curahkan semua perhatiannya untuk memikirkan kebutuhan kita, sang ibu mengharapkan balasan kita? Sama sekali tidak, jikapun ada ibu yang terkadang meminta sekedar kebutuhannya itupun tidak seberapa, dan itu memang kewajiban kita sebagai seorang anak. Pernahkah kita mendengar dalam ajaran Islam yang mulia, bahwa semua harta yang kita miliki adalah hak orang tua kita?

Kasih sayang ibu memang tidak terbatas. Mungkin bagi sebagian kita yang telah merasakannya dan ada yang sama sekali tidak sadar akan besarnya kasih sayang seorang yang mulia ini. Masih ingatkah kita saat kita masih seorang bocah nakal yang sering kali merepotkannya, ia mungkin marah, tapi bukan berarti itu dapat mengurangi kasih sayang nya kepada kita. Ia marah karena kita melakukan sesuatu yang salah, adalah salah satu bukti bahwa ia sedang menyayangi anaknya.
Kasih sayang ibu tidak mungkin dapat kita bayar sampai kapanpun, ia adalah hutang yang tak mungkin pula dapat kita lunasi sampai kita mati. Saat kia dalam kandunganya, ia adalah yang paling merasakan kesusahan karena kita. Tidur tidak nyenyak, kemana-mana berjalan dengan perut yang berat, tidak boleh makan ini dan itu serta tak jarang harus makan makanan yang tidak ia sukai.

Pada saat melahirkan tiba, penderitaan ibu untuk memperjuangkan kelangsungan hidup kita harus dilaluinya. Saat seorang ibu melahirkan anaknya, merupakan saat-saat ketika ia harus berhadapan dengan keadaan yang mengancam jiwanya untuk melahirkan kita. Ia harus menghadapi kesakitan yang luarbiasa agar kita lahir kedunia.

Pada saat anak masih bayi, penderitaan ibu belum selesai. Setiap malam harus bangun untuk mengganti popok, menyusui, dan menidurkan si bayi. Belum juga terlelap lama, jika si kecil bangun, maka ibu harus ikut bangun untuk melayani kebutuhan si kecil. Begitu seterusnya hingga anak dapat hidup mandiri. Bahkan, ketika anak sudah besar dan mandiri-pun kasih sayang ibu tidak pernah surut atau berkurang. Mereka tetap menyayangi anak-anaknya, melalui cucu- cucunya.

Seorang ibu malakukan semua itu dengan penuh kasih sayang tanpa disertai harapan mendapat balasan. Seorang ibu adalah ia yang senang ketika kita senang, ia akan sedih ketika kita mendapatkan kesusahan. Jika kita sakit, ia adalah orang yang paling mengkhawatirkan kita. Itulah diantara kasih sayang ibu terhadap anak-anaknya.
(Ayah Bunda Nanda)

Kenalkan Jilbab dari Usia Balita

10:02 AM Add Comment
Kenalkan Jilbab dari Usia Balita - “Selamat, Bu! Bayinya perempuan. Insya Allah jadi anak sholehah yah, Bu!”


Begitulah kalimat perawat setelah saya mulai siuman pasca melahirkan Salfa, anak pertama kami. Kami tidak pernah benar-benar percaya pada saat hamil dulu, kalau di dalam perut saya adalah janin berjenis kelamin perempuan. Soalnya, sejak awal hamil sampai akan melahirkan, tanda-tanda yang terlihat adalah sebaliknya.

Ya, memang karena prediksi dari Mama dan Ibu mertua mengatakan demikian. Belum lagi dengan saudara-saudara yang lain. Hampir 90% mengatakan kalau kelak saya akan melahirkan anak perempuan. Sebenanrnya, kami pun memeriksakan ke dokter kandungan mengenai jenis kelamin anak kami. Tetapi menurut dokter saat itu, sulit mengetahuinya karena terhalang oleh kedua paha. Sejak saat itu, saya dan suami sudah menyerahkan semuanya pada yang kuasa. Laki-laki atau perempuan sama saja. Yang pasti, anak adalah anugerah dan juga amanah yang harus benar-benar terdidik dengan baik.

Seiring dengan pertumbuhannya, Salfa memperlihatkan banyak kemajuan yang boleh dibilang cepat dibandingkan usianya. Saat ini usianya sudah hampir 9 bulan, tepatnya 8 bulan 25 hari. Sedang lucu-lucunya kata orang. Memang benar, seringkali ada saja tingkahnya yang membuat senyum dan tawa terukir di wajah kami, orang tuanya.

Nah, dalam pertumbuhan ini pula, saya terpanggil untuk mulai mengenalkan jilbab pada Salfa. Saya tidak ingin terlambat memperkenalkannya, sebagaimana saya dulu yang “baru sadar” ketika sudah duduk di bangku SMA. Tetapi, bukan berarti saya menyalahkan kedua orang tua saya. Bukan sama sekali. Hanya saja apa yang baik dan bisa saya lakukan saat ini terhadap anak sendiri, lebih baik dilakukan dan tidak baik juga menunda.

Jujur saja, saya belum berani membeli stok jilbab yang banyak karena semakin hari Salfa makin bertumbuh. Sayang sekali jika membeli jilbab tetapi hanya dipakai dalam jangka waktu yang singkat apalagi jika baru sekali atau dua kali. Kalau ada yang bilang saya pelit, sebenarnya sih kurang tepat. Yang benar adalah irit 😀 *pelit dan irit beda jauh lho yah, hehehe…

Saat ini, Salfa masih “pinjam pakai” jilbab sepupunya. Meskipun usia adik sepupunya sudah hampir 4 tahun, tetapi jilbabnya bisa dipakai Salfa. What? Apa tidak kebesaran? Kalau lihat foto Salfa di bawah, silakan menyimpulkan sendiri. Yang pasti, Salfa nyaman memakainya dan tidak merasa risih. Nah, poin “tidak merasa risih” itu yang buat saya bahagia. Karena pada umumnya, balita yang dipakaikan sesuatu di kepala sering tidak betah. Tetapi Salfa, dalam keadaan bermain pun jilbab masih tetap terpasang dengan rapi.

(Ayah Bunda Nanda)

MENYUSUI ALA AYAH ASI

9:56 AM Add Comment
MENYUSUI ALA AYAH ASI - Tidak ada rumus baku untuk sukses menjadi Ayah ASI. Setiap ayah punya gaya masing-masing dan setiap pasangan memiliki ‘bahasa’ yang khas. Para Ayah ASI, berbagi kepada pembaca Ayahbunda bagaimana cara mereka menyukseskan pemberian ASI untuk buah hati tercinta.



Menjadi ‘cheerleader’ untuk istri saat menyusui. Ini akan membuatnya lebih rileks dan ASI pun menjadi lebih lancar. Saat ibu senang, hormon prolaktin dan oksitosin yang penting untuk produksi ASI akan bekerja lebih baik. Berikan pesan singkat berisi kata-kata mesra di siang hari, kejutan kecil ataupun sekadar memandikan anak tanpa disuruh. Semua itu bisa memberikan ibu kebahagiaan tersendiri.

Menjadi juru bicara dan pelindung. Disinilah ayah berperan menjadi ‘benteng’ pertahanan bunda dari ‘serangan’ mitos-mitos. Carilah informasi sebanyak-banyaknya kepada ahlinya. Bergabunglah dengan kelompok pendukung ASI. Jika istri bekerja, jangan sungkan bicara dengan atasannya agar istri diberikan waktu, kalau perlu tempat khusus, untuk memompa ASI. Biarkan semua orang tahu istri kita sedang menyusui.

Menjadi manajer yang baik. Proses menyusui akan lebih mudah dengan mengatur persediaan ASI perahan (ASIP). Anda bisa memulai mengaturnya dengan membuat daftar apa saja yang diperlukan untuk menyimpan ASI, diantaranya mencari stok botol dan memberikan label tanggal ASI masuk freezer. Temani istri saat sedang memompa di malam hari dan selalu ingatkan istri untuk memompa ASI. Ayah adalah manajer logistik ASIP.

Menjadi orangtua yang sebenarnya. Tugas ayah bukan sekedar pengambil keputusan atau pencari nafkah. Namun juga harus terlibat total dalam urusan rumah tangga. Mulai dari mengurusi anak hingga belanja keperluan keluarga. Bayangkan ibu menyusui harus bertahan kurang lebih 15 menit di posisi yang sama selama 2-3 jam sekali. Proses yang cukup melelahkan ini butuh seorang super ayah yang ikut intervensi urusan rumah.

Be a Google! Jangan hanya istri yang cari tahu informasi tentang ASI. Alangkah baiknya jika Ayah juga bisa menjadi sumber informasi. Buatlah daftar pertanyaan dari istri di pagi hari sebelum berangkat ke kantor, dan ketika pulang ke rumah, sudah siap dengan segudang jawaban. Diskusikan dengan istri jawaban-jawaban itu.

Tidak egois. Prioritas seorang suami adalah keluarganya, bukan pekerjaan apalagi hobi. Dan tugas suami tidak selesai ketika sejumlah uang ditransfer ke rekening istri. Tugas seorang ayah juga tidak selesai hanya ketika membelikan mainan pada anak atau mengajaknya jalan-jalan ke mall. Jadilah bagian dari keluarga dengan seutuhnya, bukan sekadar ATM berjalan.  

Bijaksana. Tahan emosi saat menghadapi lingkungan yang terlalu fleksibel soal ASI. Cari dan beri pemahaman dengan cara yang tepat, santai dan bijaksana pada orangtua, mertua, dll. Tempelkan kertas-kertas berisi informasi tentang ASI di kulkas, jadi secara tidak langsung mereka juga bisa membacanya. Letakkan buku-buku tentang ASI di tempat yang mudah terlihat agar mereka bisa ikut membacanya.

Beri motivasi, bukan paksaan. Kadang istri bisa menjadi emosional, merasa lelah, lalu ingin berhenti menyusui. Dalam kondisi seperti ini, jadilah pendengar yang baik, pahami kesulitan istri, ajak istirahat sejenak dan nikmati waktu romantis berdua. Terus yakinkan ia bahwa ASI adalah yang terbaik untuk buah hati. Bisikan kata-kata lembut seperti “Baby, don’t give up. I’m with you” sambil tersenyum.

Lepaskan beban. Jangan menjadikan dukungan terhadap proses menyusui sebagai beban. Mendampingi istri menyusui adalah bagian dari kewajiban alamiah seorang suami sekaligus tanggung jawab ayah pada anaknya. Belajarlah bersama-sama dengan istri.
Berbagi. Jangan menutup diri dan buka jaringan pergaulan serta informasi seluas-luasnya. Sharing membuat  Anda semakin memahami persoalan, dan belajar lebih banyak tentang suatu hal dengan dimensi dan perspektif beragam. Semakin banyak informasi, semakin memudahkan Anda mengambil langkah yang tepat. (Ayah Bunda Nanda)

10 Mitos Dan Fakta Seputar Ayah

9:54 AM Add Comment
10 Mitos Dan Fakta Seputar Ayah - Ayah era dulu digambarkan sebagai ayah yang melulu mencari nafkah di luar rumah lalu pulang membawa uang untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Mereka hanya meluangkan waktu sedikit untuk anak-anak. David J. Eggebeen dan Chris Knoester, dua psikolog keluarga dalam bukunya Does Fatherhood Matter For Men (Willeys Book, Los Angeles, USA 2000) memaparkan banyak pencitraan tentang pria masa kini yang masih berasumsi dari mitos-mitos kebapakan generasi sebelumnya. Padahal ayah-ayah sekarang berbeda. Mereka sadar betul bahwa ayah adalah sosok yang sama pentingnya dengan ibu bagi anak.



Mitos 1: Ketika bayi, anak tidak memerlukan ayah.
Fakta: Marcus Jacob Goldman, MD dalam bukunya The Joy of Fatherhood (Three River Press, UK, 2000) memang menegaskan soal kedekatan hubungan antara ibu dan bayi, terutama bila bayi sedang menyusu. Pemandangan ini membuat ayah tidak yakin apakah si bayi memerlukannya. Untungnya, ayah zaman sekarang tahu cara yang tepat untuk mendekatkan diri pada buah hatinya, yakni dengan berani menggendong, mencium dan membelai si kecil.

Mitos 2: Ayah tidak tahu cara merawat anak.
Fakta: Dr. Henry Cloud dan Dr. John Townsend lewat bukunya Raising The Great Children (Zondervan, UK, 1998) mengatakan para ibu tak perlu khawatir karena pada kenyataannya ayah dapat merawat anak-anak sama baiknya dengan ibu karena semua ayah sebenarnya secara naluriah dikaruniai kemampuan untuk merawat anaknya. Tentu saja, seperti halnya ibu, ayah juga butuh waktu untuk belajar merawat buah hatinya, terutama ketika si kecil baru lahir. Ingat, para ayah juga butuh referensi agar terbiasa dengan perannya.

Mitos 3: Ayah yang penuh perhatian pada anak biasanya tak konsentrasi di jalur kariernya.
Fakta: Pria dibesarkan dan dididik untuk bekerja. Pekerjaan menjadi salah satu kunci dari rasa percaya diri mereka. Sayangnya, masyarakat menilai pria yang mengorbankan hidupnya dan lebih memilih keluarga daripada kariernya adalah mereka yang tidak sukses dalam pekerjaannya. Padahal menurut Cloud dan Townsend (1998), kini zaman sudah berubah. Banyak pria yang sangat menikmati perannya sebagai ayah. Peran ini sedemikian berarti dan meningkatkan status ayah. Perubahan status ayah ini justru dirasakan sebagai pemicu untuk lebih sukses dalam karier sehingga kian banyak kebutuhan anak yang dapat terpenuhi.

Mitos 4: Pola asuh ayah akan sama dengan ayahnya dulu.
Fakta: Biasanya pria akan mengikuti cara ayahnya dulu ketika sang ayah membesarkannya. Tapi pria sekarang juga berusaha menciptakan identitas dirinya sendiri sebagai seorang ayah. Para ayah modern berani mencontoh dan melihat role model dari media massa, lingkungan sosial, dan buku-buku pengasuhan. Mereka berani memilih yang terbaik bagi keluarganya dengan mengambil sisi positif dari keluarga di mana dulu dia dibesarkan. Demikian yang ditegaskan Daniel N. Hawkins, Paul R. Amato, Valarie King (2006) dalam Parent-Adolescent Involvement: The Relative Influence of Parent Gender and Residence” dalam Journal of Marriage and Family.

Mitos 5: Ayah tak mau mengorbankan pekerjaannya meski demi anak-anak.
Fakta: Dulu, ayah dianggap tidak pantas bila harus keluar dari pekerjaannya. Kini, pasangan modern semakin realistis. Bila karier ibu lebih maju, bisa saja ayah dengan sukarela meninggalkan pekerjaannya untuk mengurus rumah dan anak-anak. Lagi pula banyak pekerjaan zaman sekarang yang bisa dilakukan di rumah oleh para ayah, semisal menjadi konsultan ataupun penulis. Hal ini dinyatakan Koray Tanfer dalam bukunya, The Meaning of Fatherhood. (Whitaker Aguse, UK, 2002).

Mitos 6: Ayah hanya meluangkan sedikit waktu bersama anak-anaknya.
Fakta: Penelitian yang dilakukan Richard Lamb (2002) di Amerika terhadap 3.500 ayah berusia 25-45 tahun membuktikan hal sebaliknya. Kini, semakin banyak ayah yang bersedia meluangkan sebanyak mungkin waktu bersama anak-anaknya. Ketersediaan waktu tersebut diwujudkan dalam bentuk keterlibatan dalam pengasuhan anak, berinteraksi dengan anak dalam jarak dekat (ketika di rumah) maupun jarak jauh (memantau dari kantor) serta menemani anak belajar. Para ayah menyadari bahwa anak-anak, baik laki-laki maupun perempuan, berhak mendapatkan waktu lebih banyak, sama banyaknya dengan waktu yang disediakan ibu.

Mitos 7: Ayah tunggal pasti tak mampu mengasuh anak-anaknya.
Fakta: Ayah tunggal, entah karena perceraian ataupun kematian, kini banyak yang betul-betul siap mengasuh anak-anaknya sendirian. Mereka dengan terampil dan up to date mampu menyiapkan kebutuhan anak-anaknya dan mendidik mereka. Di Indonesia, menjadi ayah tunggal mungkin terbantu dengan banyaknya uluran tangan dari kerabat dekat. Toh di luar negeri pun seperti dikemukakan oleh Terry Arrendell dalam Divorce: It’s a Gender Issue, American Bar Association Family Advocate, Vol. 17, bahwa ayah zaman sekarang tampaknya tak canggung sendirian membesarkan anak-anaknya.

Mitos 8: Peran ayah tidak berubah selama dua dekade.
Fakta: Salah besar bila mengatakan peran ayah stagnan alias tak mengalami peningkatan. Nyatanya, temuan Louise B. Silverstein dan Carl F. Auerbach dalam artikelnya Deconstructing the Essential Father yang dimuat dalam Journal of American Psychologist, Vol.54, menyatakan begitu banyak peran tradisional yang dulu dipegang ibu, kini tak sungkan diambil alih oleh ayah. Kecuali hamil, melahirkan dan menyusui, ayah semakin jauh terlibat dalam kehidupan si anak. Coba saja perhatikan, para ayah ini menemani bermain, mendampingi belajar, makan bersama, bahkan menyiapkan makanan untuk anak-anaknya.

Mitos 9: Ayah tidak dapat menggantikan peran ibu bagi anak perempuan.
Fakta: Apa pun jenis kelamin anaknya, ayah mampu menjadi role model yang tepat. Bagi anak lelaki, ayah menjadi contoh bagaimana berperilaku dan bersikap sebagai seorang gentleman. Sedangkan bagi anak perempuan, ayah merupakan contoh yang dekat dan sehat bagaimana dunia lelaki yang sesungguhnya sehingga anak perempuan tidak akan canggung ketika kelak menghadapi lawan jenisnya dalam pergaulan sosial. Demikian yang dikupas Piere Bronstein & C. P. Cowan dalam Fatherhood Today: Mens Changing Role In the Family. John Wiley & Sons, New York, 2002.

Mitos 10: Ayah hanya berkutat pada soal disiplin.
Fakta: Ayah memang sering dicitrakan sebagai pribadi kaku yang hanya mengedepankan soal disiplin dan keteraturan bagi anak-anaknya. Padahal sebenarnya, seperti yang disebut M.Y. Yogmen & Dwight Kindlon dalam bukunya Fathers, Infants and Toddlers (Harpers Parenting, New Jersey, 1998), ayah juga mampu bersikap hangat kepada anak-anak. Kehangatan itu ditunjukkannya dalam bentuk bermain bersama, menyiapkan makan malam bersama ibu dan menemani anak-anak belajar. Ayah modern justru enggan mencitrakan dirinya sebagai sosok yang dingin yang disegani dan dijauhi anak-anaknya.(Ayah Bunda Nanda)

4 Mitos yang Salah Seputar Ayah

9:52 AM Add Comment
4 Mitos yang Salah Seputar Ayah - Seorang laki-laki yang baru saja menjadi ayah mungkin memiliki beberapa asumsi mengenai apa peran dari ayah. Tapi beberapa asumsi ini sebenarnya salah dan hanya mitos saja, karenanya ketahui asumsi apa saja yang salah.


 Selama ini banyak orang menganggap bahwa ayah tidak memiliki peran yang utama bagi bayi yang baru dilahirkan, sehingga seringkali muncul asumsi-asumsi yang salah. Padahal seorang ayah juga memiliki peran yang penting dalam perkembangan dan pertumbuhan bayi.

Kemungkinan mitos yang terbesar adalah tidak adanya definisi untuk seorang ayah yang baik, padahal mitos tersebut salah. Seperti dikutip dari Babycenter, ada empat mitos seputar ayah yang sering dipercaya banyak laki-laki, yaitu:

Mitos 1: Hanya perasaan seorang ibu yang penting untuk diperhatikan
Perubahan tubuh yang terjadi selama hamil, serta tingginya perhatian terhadap proses kelahiran membuat semua orang berpikir bahwa perasaan ibu adalah sesuatu yang penting. Namun dibalik semua itu perasaan dari ayah juga penting untuk diperhatikan termasuk kesehatan fisik dan mental.

Sebenarnya perasaan takut dan khawatir juga bisa melanda seorang ayah, seperti perubahan yang terjadi setelah memiliki anak, atau apakah memiliki anak akan menghambat karirnya. Namun karena tak ingin menambah kekhawatiran istrinya ia akan memilih diam. Padahal pasangan juga mengharapkan interaksi timbal balik, selain itu berbagi perasaan bersama bisa menambah kedekatan keduanya.

Mitos 2: Bayi yang baru lahir tidak benar-benar membutuhkan ayah
Meskipun seorang ayah tidak bisa menyusui bayinya, bukan berarti bayi tidak membutuhkan sosok ayah. Bagi bayi ayah tetaplah orang yang penting dalam hidupnya. Seorang ayah bisa membantu pasangannya dalam mengurus bayi seperti saat mandi, mengganti popok, menghibur dan menenangkan bayi yang menangis. Kegiatan ini juga bisa menambah ikatan antara ayah dan bayi, sehingga peran seorang ayah tetaplah diperlukan.

Mitos 3: Laki-laki tidak tahu cara merawat anak-anak
Mitos ini salah satu kesalahan besar, karena meskipun seorang ayah terlihat cuek tapi ia tetap bisa merawat anak-anaknya. Dr Spock, seorang dokter anak mengungkapkan bahwa ayah bisa menjadi pengasuh utama anak-anak. Jika ayah banyak menghabiskan waktu bersama anak-anaknya maka ia bisa mengetahui hal-hal apa saja yang dibutuhkan oleh anaknya.

Mitos 4: Ayah yang terlalu fokus pada anak tidak bisa bekerja maksimal
Selama ini ada anggapan bahwa orang yang memilih berkorban untuk keluarga tidak bisa sukses di tempat kerja, tapi mitos ini tidaklah benar. Karena bisa menjadi ayah yang baik bagi keluarga merupakan prestasi yang penting dalam sebuah kehidupan. Sementara itu banyak diantaranya yang bisa memiliki karir bagus sekaligus menjadi ayah yang baik untuk keluarganya.(Ayah Bunda Nanda)

Mitos Seputar Anak Berbakat

9:48 AM Add Comment
Mitos Seputar Anak Berbakat - “orang tua harus memahami kemampuan di atas rata-rata anak berbakat dan tetap mendorong anak untuk bersosialisasi.”

Seorang anak di kategorikan anak berbakat, tak semata-mata karena mudah memahami segala sesuatu, mempunyai daya ingat baik serta mampu menyelesaikan tugas-tugas sekolah dengan cepat. Bisa jadi mereka bukan siswa yang selalu berprestasi. Namun, ada sesuatu yang membedakan dirinya dengan siswa lain di kelas, yakni kewaspadaan (alertness), kemampuan memahami (quick insights), dan keterampilan lain yang lebih hebat dari anak lain seusianya. Hal ini membuat anak mampu menunjukkan prestasi luar biasa di sekolah. Satu ciri pasti yang ditunjukkan anak berbakat umumnya adalah skor IQ-nya tinggi.

Bagaimana perasaan anda jika si kecil diidentifikasi sebagai anak berbakat? Takjub? Bingung? Riang? Gelisah? Anda mulai menyadari si kecil akan memiliki perilaku berbeda dengan teman-teman sebayanya. Semakin tinggi skor IQ anak, kian membuat anak menjadi tidak tipikal. Biasanya 3-5 persen anak dari populasi sekolah tergolong gifted (berbakat). Jika ada 1000 siswa, maka paling tidak ada 30-50 anak yang tergolong gifted.


Hidup dengan Keberbedaan
Harus disadari anak berbakat berbeda perkembangannya dibanding teman sebayanya. Apalagi jika tingkat kecerdasan anak semakin tinggi. Menurut Dr Reni Akbar Hawadi Psi, Ketua Pusat Keberbakatan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, perbedaan-perbedaan yang dimiliki anak berbakat akan membuatnya merasa terasing dalam perkembangannya saat dia merasa harus bermain dan membangun persahabatan dengan anak-anak lain.

Bagi anak berbakat kebutuhan sosial dan emosional ini tidak dengan serta merta diperolehnya. Dikarenakan kelangkaan dan karakteristiknya, maka anak berbakat akan dilihat sebagai orang aneh dalam kelompok sosialnya. Ini sebenarnya yang menjadi tantangan diri seorang anak berbakat sesungguhnya. Anak harus mampu membawa dirinya agar bisa diterima baik oleh anak-anak yang lain. Perbedaan yang dimiliki anak berbakat sudah dapat dideteksi sejak bayi, seperti bisa berjalan atau berbicara lebih dini. Perkembangan anak berbakat berada di atas 30 persen anak seusianya. Anak berbakat sering kali mampu melewati kesulitan belajar lebih cepat dari teman sebayanya.

Sering kali orang tua bingung bagaimana harus bersikap. Biasanya orang tua anak berbakat dianjurkan mengabaikan tabel normal usia anak dan membiarkan anak berkembang sesuai tempo perkembangannya. Namun, dengan demikian anak dipaksa melampaui tingkat kesiapannya. Sebaliknya, ada pendapat untuk tidak menghambat kemajuan perkembangan anak.

Perkembangan yang cepat pada anak berbakat membawa konsekuensi adanya kebutuhan yang berbeda pada dirinya. Sebaiknya orang tua mendukung dan merangsang anak, namun tidak dengan tuntutan berlebihan. Jangan menghambat perkembangan unik anak dengan melemahkan keinginannya mengeksplorasi lingkungan. Kebanyakan orang tua baru menyadari anaknya tergolong anak berbakat saat mulai masuk prasekolah. Agar penanganan anak tidak terhambat, Reni menyarankan agar setiap orang tua memiliki semacam buku harian mencatat setiap perkembangan anak, yaitu Buku Perkembangan Bayi. Pastikan mencatat setiap kali perilaku anak yang tidak biasa (unusual).

Gaya belajar
Orang tua prasekolah sepatutnya menjadi pengamat dan pendengar yang baik bagi gaya belajar anak. Sejak bayi akan terlihat lebih terlibat pada hal-hal sekitarnya di banding bayi lainnya. Anak suka menjelajah sekelilingnya, fisiknya aktif, tidak pernah diam. Saat di dalam mobil anak susah duduk diam manis. Berikan kuis-kuis kecil tentang apa yang mereka lihat sepanjang jalan. Misalnya, ada berapa mobil warna merah di jalan dan sebagainya.

Bahasa 
Anak berbakat terlihat suka ngoceh meniru orang dewasa, mampu berbicara menggunakan kalimat-kalimat kompleks dan kata-kata yang tidak lazim, menjawab secara gamblang dan merespon pertanyaan dengan cepat. Perkembangan bahasa mereka jauh melampaui anak sebayanya. Seringkali memberikan elaborasi terhadap pemecahan masalah yang disampaikannya. Kemampuan berpikirnya menunjukkan kemampuan di dalam mengelompokkan, mengklasifikasi, membandingkan dan membuat perbandingan antara berbagai hal. Cara berpikir yang luwes, mampu melihat informasi dari sisi yang lain serta melakukan hal-hal dalam situasi sekarang dengan menggunakan data dari masa lalu.

Kosa kata
Anak berbakat mampu memahami banyak kata di banding anak lainnya. Rasa ingin tahu anak berbakat membuatnya selalu bertanya sehingga salah satu ciri anak berbakat adalah kaya kosakata dan lebih maju dari anak lainnya. Dalam bahasa ekspresif, anak berbakat menunjukkan kemampuan lebih. Pemilihan katanya banyak dan beragam, sehingga terlihat berwarna, kaya kata sinonim, dan secara jelas menyebutkan benda yang dilihatnya dengan rincian kata lain yang mengikuti penjelasan benda tersebut.

Keterampilan motor
Anak berbakat mempunyai perkembangan motorik lebih cepat. Dia mampu memakai pakaian dan makan sendiri. Mampu memegang benda dengan tepat, sementara anak lain sulit memegangnya. Mereka juga mampu menirukan perilaku yang dilihatnya. Mampu menggambar benda yang kompleks, selalu menggambar benda yang dilihatnya. Untuk itu penuhilah kebutuhannya dengan berbagai kegiatan motorik seperti tenis, berenang, dan melukis.

Kolektor
Secara umum anak berbakat suka mengoleksi hal-hal yang menjadi minatnya. Misalnya perangko, komik, stiker, gantungan kunci, kerang dan lain-lainnya. Penuhilah kebutuhannya menjadi kolektor, karena melalui koleksi yang dimilikinya, kemampuan abstraksi anak menjadi semakin berkembang. Melalui koleksi ini anak akan mencari hal-hal yang sama, misalnya warna, ukuran, tekstur, atau ciri lainnya sehingga anak belajar melakukan klasifikasi dan perbandingan.

Membaca
Kebanyakan anak berbakat mampu membaca sebelum masuk sekolah dasar. Ada anak usia kurang dari satu tahun, telah mampu menyadari buku bergambar yang dipegangnya terbalik. Dia selalu mengubah posisi buku yang salah. Begitu juga perilaku anak berbakatnya semasa usia di bawah tiga tahun, yang belum bisa membaca, namun seolah membaca dari kiri ke kanan dan membuka halaman satu per satu. Sebanyak 50 persen anak berbakat telah mampu membaca pada usia 2 - 2,5 tahun. Orang tua anak berbakat yang mampu membaca dini ini menyebutkan bahwa hal tersebut dimungkinkan karena tersedianya banyak bacaan di rumah. Selain itu, dengan membacakan cerita termasuk membacakan kata-kata yang dilihat di bungkus makanan, dus sepatu, papan iklan, dan sebagainya.

Matematika
Keterampilan aritmatika juga dimulai sejak dini, melalui pemahaman, misalnya besar kecil, banyak sedikit. Anak berbakat memiliki minat pada jam, pertanyaan berapa lama, berapa jauh, berapa banyak, dan berapa harganya. Mereka juga tertarik dengan umur dan ulang tahun. Ada seorang anak berbakat mengajukan pertanyaan yang janggal, “Ma, nenek sekarang umurnya 75 tahun, jadi meninggalnya umur berapa ya?” di samping itu ada hubungan perkembangan motor dan perceptual yang ditunjukkan dengan kemampuan mengenal arah, kiri, kanan, depan, belakang, atas, bawah, jauh, dekat, dan lainnya. Biasanya, anak yang cepat perkembangan motoriknya akan memiliki kemampuan aritmatika yang baik.

Rasa ingin tahu 
Anak berbakat suka bertanya, bertanya, dan bertanya. Dia suka mencoba, jika ada pertanyaan yang tidak terjawab, anak akan meminta mencarikannya. Penuhilah kebutuhan rasa ingin tahunya ini tidak hanya melalui buku, film, tapi juga mencoba mengerjakan sesuatu dan melihat banyak tempat, seperti museum, pabrik, sawah, kantor, dan lainnya.

Ingatan
Anak berbakat memiliki daya ingat luar biasa sehingga mampu menceritakan hal pada masa lalu secara rinci. Untuk memenuhi keingintahuannya membuat anak selalu bertanya dan mencari bahan yang di inginkan. Hal yang digemari anak berbakat usia 5 tahun biasanya adalah tentang dinosaurus. Anak tak akan hanya membeli buku tentang dinosaurus tetapi hal-hal yang berbau dinosaurus seperti mainan, T-shirt, puzzle, dan sebagainya.

Energi
Apakah anda merasa anak berbakat anda terlihat tidak pernah capek? Anak berbakat selalu terlihat aktif, sibuk terlibat dengan berbagai hal di lingkungannya. Sebagai orang tua, anda bisa menyusun jadwal kegiatannya agar berbagai minat yang ingin dikembangkannya akan berjalan dengan baik. Biasanya, jadwal tidur anak berbakat lebih sedikit dari anak lainnya dan berbeda karena sifat individual. Aktivitas yang berlebihan tersebut bukanlah bentuk hiperaktif. Kegiatan yang menguras energi pada anak berbakat jelas terpusat dan bertujuan.

Pertemanan
Anak berbakat lebih memilih bermain dengan orang yang lebih tua bahkan dewasa. Jadi, anda tidak perlu mendorongnya bergaul dengan teman sebayanya. Karena kebutuhan yang dicarinya dapat terpenuhi oleh anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa. Bagaimana pun anak berbakat akan merasa tidak nyaman bila berada dengan anak sebayanya yang membuatnya terlihat begitu berbeda. Orang tua harus mampu mendorong anak berbakat jangan terisolasi.(Ayah Bunda Nanda)

Mengapa Si Kecil Susah Makan?

9:44 AM Add Comment
Mengapa Si Kecil Susah Makan? - Siapa sih yang nggak ingin punya anak sehat? Nah, salah satu cara membuat anak sehat adalah dengan memberikan makanan dengan asupan gizi yang cukup dan seimbang. Tapi ada kalanya anakmu sulit sekali menghabiskan makanannya. Jangan panik dulu, Bu! Kamu harus cari dahulu penyebab yang membuat anakmu sulit makan. Inilah beberapa penyebab mengapa anakmu susah makan!



Perubahan Pola Makan Anak

Sebelum kamu mencari penyebab anakmu susah menghabiskan makanannya, ada baiknya kamu tahu bahwa ternyata dalam proses tumbuh kembangnya, anak akan mengalami beberapa perubahan pola makan.  Dr. dr. Saptawati Bardosono dari Indonesian Nutrition Association mengatakan ada patokan-patokan dalam perubahan pola makan anak.

Usia  1-2 tahun, adalah masa transisi antara bayi dan anak. Ada penurunan kecepatan tumbuh yang dramatis, jadi si kecil tidak tertarik untuk makan.

Di akhir usia 1 tahun, si kecil sudah mulai minum sendiri dari gelasnya dan mulai makan bersama keluarga dengan porsi kecil.

Sekitar 15 bulan, anak mulai memilih makanan untuk menunjukkan kebebasan dan otonominya.

Di usia 2 tahun, si kecil sudah bisa makan sendiri dan bebas mencari makanannya sendiri.

Sebagai orangtua, kamu harus peka dengan perubahan pola makan anakmu ini, Moms. Salah satu penyebab paling utama mengapa anakmu suka "ngeyel" jika diberi makan adalah perubahan pola ini. Coba pelan-pelan memberikan variasi makanan yang berbeda sesuai dengan pola makannya. Dr. Saptawati juga mengingatkan bahwa pedoman waktu makan anak adalah rasa lapar, dan bukan mengikuti jadwal makan orang dewasa. Selain itu, anak umur 1 hingga 3 tahun membutuhkan 1200 kalori perhari.

Sakit Fisik Pada Anak

Jika kamu sudah mengikuti dan hafal dengan perubahan pola makan anak, coba perhatikan apakah si kecil sedang sakit?  Penyebab anak sulit makan biasanya karena si kecil sendiri sedang merasakan sakit atau tidak enak pada tubuhnya. Coba deh periksa mulutnya, apakah ia terkena sariawan yang membuatnya enggan mengunyah, atau sedang sakit perut sehingga tidak bernafsu makan, misalnya.

Selain itu, kamu juga harus perhatikan kegiatan si kecil selama sehari ini. Apakah ada kegiatan yang membuat si kecil lelah secara fisik? Ini juga bisa jadi penyebab dia sulit makan lho. Jika dalam kondisi yang melelahkan, anak akan cenderung menolak makanan yang kamu berikan. Jadi, coba kamu siasati jadwal si kecil agar bisa memberi asupan padanya di waktu yang tepat.

Kondisi Psikologis Anak

Dr. Saptawati mengatakan bahwa salah satu penyebab anak sulit makan adalah kondisi psikologis yang sedang dijalani dan dialami oleh si kecil. Misalnya, kamu adalah ibu bekerja yang sering ke luar rumah. Si kecil tahu bahwa jika Ia merengek karena tidak mau makan, kamu akan berada di rumah seharian untuk membujuknya makan. Nah, si kecil jadi susah jika diberi makan karena dia mau ibunya ada di rumah untuk menemaninya dan dia tahu "trik" paling jitu adalah dengan sulit makan. Karena itu, mulai sekarang coba deh kamu perhatikan kondisi psikologis si kecil ya Moms!(Ayah Bunda Nanda)

Tips Mengatasi Anak Yang Manja

9:40 AM Add Comment
Tips Mengatasi Anak Yang Manja - Semua orang tua di rumah pasti ingin memanjakan anaknya. Karena, anak adalah sebuah anugrah yang terindah yang telah diberikan oleh Allah SWT dan memanjakan anak akan memberikan sebuah kepuasan diri bagi seorang tua.



Dengan, memanjakan anak berarti kita telah memberikan kasih sayang dan perhatian lebih terhadap anak tersebut namun terkadang pola ini juga bisa dikatakan sebagai pola yang salah dalam memberikan perhatian.

Salah pola mengasuh anak akan memberikan dampak yang sangat buruk bagi anak itu sendiri dan ituk itulah untuk mengatasi anak yang manja maka anda harus membaca beberapa tips yang akan di berikan berikut ini.

Komunikasi

Pola komuikasi dapat di terapkan untuk mengatasi anak yang cenderung manja. Pola komunikasi yang baik akan mengurangi kemanjaan pada anak. Dengan, cara memberikan informasi yang bermanfaat bahwa kemanjaan meraka itu tidak baik kedepannya. Dan memberikan komunikasi agar mereka mengerti apa yang kita berikan bukan untuk membuatnya menjadi manja melainkan adalah sebuah bentuk kasih sayang dari seorang ibu terhadap anaknya.

Bersabar

Ajarilah sikap yang satu ini, sikap dan sifat yang satu ini sangalah penting untuk anak anda karena sikap dan sifat ini akan memberikan pelatihan untuk anak manja. Mengapa begitu? Anak manja cenderung bersikap dan bersifat tidak sabaran dan akan memberikan dampak yang tidak baik bagi dirinya. Ketika, mereka tidak bisa menahan kesabaran maka meraka akan mengamuk. Nah sikap ini harus di tumbuhkan sejak dini agar anak lebih baik lagi nantinya.

Apresiasi

Ketika anak yang sangat manja, ketika melakukan hal hal yang positif lebih baik di berikan sebuah apresiasi yang positif. Karena mereka cenderung besikap manja. Untuk itulah sikap yang satu ini harus di berikan kepada anak tersebut. Ketika merkan mendapat apresiasi maka secara tidak langsung telah memberikan semangan bagi anak manja tersebut.

Untuk itulah memanjakan anak bukan hal yang salah , namun terapkanlah dengan pola yang benar karena jika tidak benar akan memberikan dampak yang tidak baik bagi anak anda.(Ayah Bunda Nanda)

Resep Bandeng Isi

9:35 AM Add Comment
BANDENG ISI

Bandeng Bumbu Isi



Bahan:
1 ekor (500 gram) ikan bandeng
1 butir telur, kocok lepas
100 gram santan kental dari 1/2 butir kelapa
1 sendok teh garam
1/2 sendok teh gula merah sisir
1 sendok makan minyak goreng untuk menumis
50 gr wortel, cincang

Bumbu halus:
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1 cm jahe
2 cm lengkuas
1 sendok teh ketumbar bubuk
2 butir kemiri sangrai

Bahan pencelup:
1 butir telur, dikocok lepas

Cara Pengolahan :
1. Pukul-pukul bandeng hingga lembek. Patahkan tulang ekornya.
2. Cabut tulangnya. Keruk bagian dagingnya menggunakan sendok melalui bagian insangnya.
3. Bersihkan ikan dari durinya. Giling ikan sampai halus.
4. Tumis bumbu halus sampai harum. Angkat.
5. Campur ikan giling, wortel, telur, santan, bumbu halus, garam, dan gula merah sisir. Aduk rata.
6. Masukkan kembali ke dalam perut ikan.
7. Kukus 30 menit dengan api kecil sampai matang.
8. Potong-potong ikan bandeng menjadi 5 bagian.
9. Celup satu per satu ke kocokan telur.
10. Goreng dengan minyak goreng yang dipanaskan di atas api sedang sampai matang.

Untuk 5 porsi(Ayah Bunda Nanda)

Tanda-Tanda akan Persalinan

9:22 AM Add Comment
Tanda-Tanda akan Persalinan - Perubahan-perubahan apa yang terjadi pada rahim menjelang kelahiran?
Perubahan yang terjadi adalah:


  • Pada kehamilan pertama, pada umur kehamilan >32 minggu janin turun ke bawah dan kepalanya masuk ke ruongga panggul. Ibu akan merasa bernafasnya lebih longgar, tidur lebih enak dan lebih sering kencing karena janin makin menekan kandung kencing ibu. Pada kehamilan kedua dan selanjutnya, biasanya kepala baru turun menjelang kelahiran.
  • Ibu sering merasa sakit seperti kram di perut bagian bawah, karena rahim sediki t teregang. Rasa kram ini timbul berulang-ulang tetapi tidak teratur.
  • Alat kelamin akan menjadi lebih basah atau lembab

Apakah tanda-tanda ibu akan melahirkan ?

  • Tanda-tandanya adalah:
  • Timbulnya rasa mules dari panggul belakang ke arah depan, mula-mula lemah dan jaraknya panjang, selanjutnya berangsur-angsur menjadi semakin kuat dan jaraknya semakin pendek dan menjadi teratur bila saat melahirkan tiba.
  • Rahim terasa kencang bila diraba, terutama saat mules.
  • Keluarnya lendir bercampur darah dari jalan lahir
  • Keluarnya cairan ketuban yang berwarna jernih kekuningan dari jalan lahir (Ayah Bunda Nanda)

MITOS SEPUTAR KEHAMILAN

9:08 AM Add Comment
MITOS SEPUTAR KEHAMILAN - Mitos 1: Bentuk Perut Penanda Jenis Kelamin Bayi
Konon bentuk perut maju atau arah perut membuncit ke atas menandakan bayi dalam kandungan adalah bayi laki-laki. Sedangkan perut melebar atau bentuk perut rendah bayi Anda perempuan. Faktanya, tidak ada bukti akurat 1005 dari mitos ini. Jadi, bagaimanapun ukuran, bentuk, dan arah perut, yang utama adalah bayi dalam kandungan Anda harus dijaga, dirawat, dan dikasihi.



Mitos 2: Noda Tanda Lahir Akibat Kopi
Anda tahu, minum satu-dua cangkir kopi sehari selama kehamilan tidak akan merusak kesehatan kulit Anda. Bila Anda memilih untuk jadi peminum latte pun tidak ada hubungannya dengan tanda lahir pada bayi Anda kelak.

Mitos 3: Angkat Tangan dan Bayimu Tercekik!
Ada yang bilang, jika ibu mengangkat lengan sampai melewati kepala ketika hamil, maka bayi akan terjerat tali pusar. Ini tidak masuk akal. Rahim Anda kan tidak terkait dengan tangan, bayi terlilit tali pusar bukan karena Anda mengangkat tangan. Konsultasikan kondisi kehamilan pada dokter.

Mitos 4: Bayi Perempuan Mencuri Cantiknya Ibu
KOnon, bayi perempuan menyebabkan kulit snag ibu terganggu -wajah berjerawat, kulit iritasi, arena sang putri kecil mencuri kecantikan Anda. Faktanya, akibat pertumbuhan janin mungkin saja kulit mengalami kekeringan akibat panas dalam atau gangguan hormonal. Tapi kulit kering tak bisa dipakai sebagai indikasi jenis kelamin bayi Anda. Balurkan krim pelembab pada tubuh. Untuk melihat jenis kelamin bayi, lakukan USG.

Mitos 5: Lihat Jelek, Jadi Jelek
Bila Anda bertemu orang buruk rupa, atau hal yang mengerikan pada saat Anda hamil, Anda ditakut-takuti kelak sang bayi akan lahir dalam kondisi yang tak indah. Jangan hiraukan, itu tidak akan terjadi. Bagaimanapun, bayi Anda adalah pangeran paling tampan dan puteri cantik buah hati Anda.

Mitos 6: Melahirkan Saat Bulan Purnama, Lebih Mudah!
Mungkin Anda pernah dengar banyak ibu melakukan persalinan, bahkan sampai memaksa, untuk melahirkan saat bulan berbentuk bulat bundar penuh. Salah satu rumah sakit di Cina bahkan sengaja menugaskan paramedis di ruang bersalin pada bulan purnama. Padahal, hasil beberapa riset menyatakan: tidak ada bukti logis yang bisa mendukung mitos ini.        

Mitos 7: Suka Makanan Asam = Bayi Laki-Laki
Saat Anda ngidam cokelat, banyak yang 'menuduh' bayi Anda perempuan. Minta dibelikan mangga muda, pertanda minta dibelikan baju bayi laki-laki. Nanti dulu! Tak ada jaminan medis apapun yang menyatakan bahwa ngidam rasa tertentu bisa menentukan jenis kelamin bayi.

Mitos 8: Panas dalam, Tanda Bayi Berambut
Jika saat hamil Anda menderta panas dalam luar biasa, belum tentu bayi Anda akan lahir dengan kepala licin tak berambut. Panas dalam merupakan gejala yang biasa dalam kehamilan, terutama di trimester akhir ketika janin menekan organ tubuh bundanya.

Mitos 9: Tak Percaya, Maka Celaka
Banyak nasihat disampaikan pada Anda dnegan bumbu, "Kalau tidak percaya, nanti kamu celaka." Begini saja, ucapkan terimakasih pada orang yang bersedia meluangkan waktu memberi nasehat pada Anda, betapapun Anda jengkel dan merasa terganggu atas nasihat tak masuk akalnya itu. Tapi yakinlah, hidup, mati, untung dan celaka seseorang telah diatur oleh Tuhan.

FAKTA SEPUTAR KEHAMILAN, DARI RAMBUT SAMPAI PERUT

9:06 AM Add Comment
FAKTA SEPUTAR KEHAMILAN, DARI RAMBUT SAMPAI PERUT - Berkembangnya berbagai mitos seputar kehamilan terkadang menimbulkan kesimpangsiuran. Misalnya saja, wanita hamil tidak boleh membunuh binatang, bila dilanggar hal ini akan berdampak buruk pada janin yang dikandung. Sebenarnya kondisi janin tergantung dari makanan yang dikonsumsi ibu dan faktor lain yang tak kalah pentingnya.



Bagi wanita yang sedang mengandung untuk pertama kalinya sebaiknya jangan bingung dengan berbagai mitos yang beredar. Untuk menambah wawasan Anda seputar kehamilan, berikut ini fakta-fakta seputar kehamilan yang mungkin akan Anda alami selama kehamilan atau setelah melahirkan.

Rambut tumbuh dengan cepat dan bersinar

Kondisi ini seringkali tidak disadari oleh wanita yang sedang hamil, bila diperhatikan Anda akan mendapati rambut yang lebih tebal dan bersinar. Saat hamil rambut tidak akan mengalami kerontokan sehingga volume rambut akan terlihat lebih tebal. Pertumbuhan rambut yang lebih cepat juga memicu bertambahnya volume rambut. Karena itulah, banyak wanita hamil yang memilih memangkas rambutnya hingga pendek agar tidak gerah.

Rambut Kembali rontok setelah melahirkan

Setelah melahirkan banyak wanita yang akan mengalami kerontokan kembali. Rambut indah yang tebal dan bersinar alami pun tak bisa dinikmati lagi, bahkan ada beberapa wanita yang mengalami kerontokan hebat hingga hampir botak. Kondisi ini wajar dialami paska melahirkan. Jangan khawatir, rambut akan kembali tumbuh secara berangsur-angsur. Kerontokan itu mungkin terjadi karena tubuh Anda mulai beradaptasi lagi setelah melalui proses panjang kehamilan sampai persalinan.

Perubahan kondisi kulit

Ada dua kemungkinan perubahan kulit selama kehamilan yang bisa terjadi. Bisa jadi kulit menjadi makin halus atau mungkin kulit menjadi berjerawat akibat reaksi hormon kehamilan yang sensitif. Kulit akan normal kembali setelah beberapa bulan paska melahirkan.

Terdapat guratan panjang di perut

Setelah melahirkan wajar saja bila di perut Anda terlihat guratan vertikal dari pusar ke bawah. Anda tidak perlu merasa khawatir karena kondisi ini wajar dialami wanita paska melahirkan. Meski proses persalinan berlangsung normal tanpa operasi, tetap saja guratan muncul di perut Anda.

Perut besar setelah melahirkan

Normal saja bila perut Anda melar setelah melahirkan. Selama berbulan-bulan kulit perut merenggang sehingga perut Anda yang semula langsing akan terlihat kendur seusai melahirkan.

Cara Mengetahui Kehamilan Sejak Awal dengan Mudah

9:04 AM Add Comment
Cara Mengetahui Kehamilan Sejak Awal dengan Mudah - Mengetahui bahwa diri Anda hamil pasti membuat diri Anda pribadi maupun suami bahagia, tetapi mengetahui kehamilan terkadang sulit. Cara mengetahui kehamilan salah satunya yaitu jika Anda terlambat datang bulan, itu merupakan salah satu tanda umum terjadinya kehamilan. Tetapi terkadang sulit mengetahui postif hamil dari sekedar telat datang bulan.


Jika wanita dalam keadaan subur atau setelah datang masa haid maka itu kondisi dimana mudah sekali dibuahi atau peluang hamil setelah berhubungan intim lebih besar.

Apabila seorang wanita memiliki siklus haid yang teratur maka dia akan mudah dalam menentukan kapan waktu yang pas untuk merencanakan sebuah kehamilan. Beberapa cara dilakukan wanita untuk mengetahui bahwa dirinya hamil, berikut ini beberapa cara mengetahui kehamilan :

Cara mengetahui kehamilan

Menggunakan alat tes kehamilan
Alat tes ini biasanya banyak tersedia di apotek, alat tes ini akan mendeteksi kehamilan dari 1 sampai 7 hari setelah terlambat datang bulan. Alat ini memiliki dua indikasi yaitu positif (+) dan negative (-). Penggunaanya pun mudah yaitu dengan meneteskan air kencing ke ujung alat tes, jika hasil yang didapat negative maka cobalah beberapa hari lagi dan apabila setelah beberapa hari melakukan tes dan hasilnya postif (+) maka Anda benar-benar mengalami kehamilan.

Melihat siklus haid
Jika Anda mengalami telat datang bulan Anda harus sedikit bahagia, karena disisi lain hal itu merupakan tanda awal terjadinya kehamilan.

Mengukur suhu tubuh
Dengan mengukur suhu tubuh Anda setelah beberapa hari melakukan hubungan intim, lalu Anda mencatat suhu tubuh basal Anda. Jika suhu tubuh Anda selama 2-3 minggu memiliki suhu tubuh tetap tinggi maka indikasi kehamilan ada di diri Anda.

Melihat Bengkak pada payudara
Bengkak yang terjadi pada payudara juga merupakan salah satu indikasi bahwa Anda mengaami kehamilan. Hal ini diakibatkan karena meningkatnya hormon dalam tubuh terutama hormone yang ada pada payudara. Payudara akan merasa sangat sakit atau nyeri ketika disentuh.

Itulah beberapa cara mengetahui kehamilan yang biasa dilakukan oleh wanita ketika ingin mengetahui apakah dirinya hamil atau tidak setelah melakukan hubungan intim dengan suami. Banyak sekali tanda untuk mengetahui kehamilan, baik itu tanda secara alami yang dimunculkan oleh tubuh Anda maupun dengan alat bantu. Semoga beberapa cara mengetahui kehamilan diatas bisa membantu Anda untuk mengetahui apakah Anda hamil atau tidak.

Gejala Awal Kehamilan yang Mungkin Belum Anda Ketahui

9:01 AM Add Comment
Gejala Awal Kehamilan yang Mungkin Belum Anda Ketahui - Awal kehamilan apalagi baru pertama kali hamil tidak kalah rentan dan menegangkannya pada saat akan melahirkan. Awal kehamilan merupakan awal-awal tumbuhnya janin, jadi Anda harus selalu berusaha memberikan yang terbaik pada janin yang ada didalam perut. Memberikan yang terbaik salah satunya yaitu dengan mengkonsumsi makanan-makanan yang memiliki zat dan mineral yang baik serta banyak. Banyak sekali gejala awal kehamilan yang akan menimpa Anda, seperti serasa mual setiap pagi, bengkak-bengkak dan lain sebagainya.


Jika Anda sudah pernah melahirkan dan Anda sedang mengandung anak ke-2 atau seterusnya pasti Anda tidak akan kaget dengan hal semacam itu. Tetapi bagi sebagian ibu muda apalagi kehamilan ini merupakan kehamilan pertama pasti akan nampak syok dengan beberapa gejala kehamilan yang sering dianggap aneh bahkan ditakuti, sebenarnya hal ini wajar terjadi pada saat ibu-ibu mengalami kehamilan terutama mendekati trimester kedua atau kandungan berumur 4-6 bulan. Selain itu kadang ada yang menganggap bahwa terlambatnya periode menstruasi merupakan salah satu indikasi kehamilan, sebenarnya bukan berarti terlambat menstruasi semata-mata sedang terjadi kehamilan.

Nah, berikut ini beberapa gejala awal kehamilan yang biasa terjadi pada ibu-ibu yang sedang hamil :

Morning sickness (mual pada pagi hari) 
Hal ini sering sekali terjadi pada saat awal-awal kehamilan. Tanda-tanda terjadi morning sickness ialah mual-mual yang sering terjadi pada pagi hari selama kehamilan. Penyebabnya tidak lain karena perubahan hormonal dalam tubuh sehingga memicu bagian otak yang mengontrol mual tersebut.

Pembengkakan pada payudara
Perubahan pada payudara wanita yang sedang hamil sangatlah wajar, hal ini dikarenakan payudara mengalami perubahan untuk persiapan produksi ASI. Perubahan ini disebabkan oleh hormone estrogen dan progesterone didalam diri ibu hamil.

Lemas dan gampang lelah
Saat mengalami kehamilan pasti terkadang Anda akan mengalami rasa lemas dan lelah yang terkadang menimbulkan rasa sakit kepala (pusing) yang sangat luar biasa. Lemas dan mudah lelah ini disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah dan kadar gula darah yang rendah. Untuk itu saat-saat mengalami kehamilan sang ibu harus menjaga stamina tubuh dengan banyak mengkonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan. Serta harus mengurangi berbagai kegiatan/aktivitas yang biasanya dilakukan saat belum mengalami kehamilan

Nah, itu tadi beberapa gejala awal kehamilan yang sering terjadi pada saat hamil. Sekali lagi, awal kehamilan sangatlah rentan mengalami kegagalan, untuk itu supaya diperhatikan selalu menjaga pola hidup sehat serta mengurangi berbagai aktivitas yang berat-berat. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat bagi Anda dalam mengetahui gejala awal kehamilan. Dengan mengetahui informasi diatas mengenai gejala kehamilan, Anda akan lebih mengerti dan berhati-hati dalam menjaga kehamilan di diri Anda sendiri.

Gelagat Ibu Hamil Cerminkan Jenis Kelamin Buah Hatinya

8:47 AM Add Comment
Gelagat Ibu Hamil Cerminkan Jenis Kelamin Buah Hatinya - Ibu hamil pasti sangat penasaran sekali terhadap janin yang sedang dikandungnya, rasa penasaran itu diantaranya adalah pertanyaan apakah buah hatinya nanti berjenis kelamin laki-laki atau perempuan. Memang sekarang ini adalah jaman yang sudah maju dan semuanya penuh dengan teknologi, adanya USG bisa mengetahui jenis kelamin buah hati Anda nantinya dengan sangat mudah sekali. Namun sebenarnya ada cara yang cukup mudah untuk menyelesaikan masalah seperti itu.



Anda tidak perlu pergi ke dokter untuk melakukan tes USG yang tentunya membutuhkan biaya cukup mahal sekali bagi beberapa kalangan tertentu. Untuk bisa mengetahui jenis kelamin bayi yang sedang dikandung cukup dengan memperhatikan gelagat sang ibu saja.

Di bawah ini ada beberapa gelagat ibu hamil pada umumnya yang bisa Anda jadikan sebagai tambahan pengetahuan Anda saja. yang pertama adalah Bentuk rahim, hal yang satu ini tergolong mitos namun kadang juga bisa mendapatkan hasil yang cukup akurat. Jika perut ibu hamil jatuh kebawah kemungkinan besar anaknya laki-laki, dan jika perut Anda gemuk dan bengkak ke atas tandanya buah hati Anda nantinya perempuan.

Mood atau suasana hati, ketika Anda sedang mengandung pasti mengalami fluktuasi hormon. Yang akhirnya membuat ibu hamil cenderung murung selama masa kehamilan. Jika Anda meraskan hal seperti ini berarti buah hati Anda perempuan, karena dia mengambil semua hormon untuk dirinya sendiri.

Penampilan, hal ini juga termasuk mitos. Apabila ibu hamil mempunyai banyak noda atau bekas luka dan juga jerawat selama masa kehamilan maka anak Anda nantinya perempuan. Dan begitu pula sebaliknya jika Anda terlihat bersih dan cantik maka anak Anda laki-laki.
Mengidam, hal ini diakibatkan karena perubahan hormon pada tubuh ibu hamil. Jika wanita ingin makan asin dan asam kemungkinan anaknya laki-laki. Sedangkan jika ingin makan manis atau buah biasanya sedang mengandung anak perempuan.

Morning sickness, jika Anda sering muntah setiap pagi maka kemungkinan Anda sedang mengandung buah hati Anda dengan jenis kelamin perempuan. Sedangkan tidak pernah muntah berarti Anda mengandung anak laki-laki.

Demikian tadi beberapa gelagat ibu hamil yang bisa Anda jadikan patokan untuk menentukan apakah Anda sedang mengandung anak perempuan atau laki-laki. Dengan mengetahui sebelumnya maka Anda bisa mempersiapkan segala hal yang berhubungan dengan jenis kelamin anak Anda nantinya. Semoga informasi diatas bisa membantu Anda, namun tidak ada salahnya juga jika Anda tetap mengeceknya melalui tes USG untuk ibu hamil agar lebih mantap. (Ayah Bunda Nanda)